Agung Dwi Nugroho: Wirausaha Muda Mahasiswa Desain Komunikasi Visual

Biodata:
Nama             : Agung Dwi Nugroho
Tempat,  tanggal lahir    : Blitar, 14 Oktober 1986
Alamat             : Dsn. Sendung RT 1/ RW 1 Ds. Ngaglik Kec. Srengat Kab. Blitar
Jawa Timur
Alamat kantor         : Jalan Salak No. 10 Tlogo Kec. Kanigoro Kab. Blitar Jawa Timur
Jurusan             : Seni dan Desain
Program studi        : Desain Komunikasi Visual angkatan 2005
e-mail             : asyraf_bee_worker@yahoo.co.id
Profesi             : Advertising manager
Hobi             : Semua olah raga dan membaca
Motto             : Waktu kita sedikit dan kita butuh bekal yang banyak
Riwayat pendidikan     : SDN Kepanjen Kidul I Blitar
SMP Negeri 1 Blitar
SMA Negeri 1 Blitar
Universitas Negeri Malang (2005 hingga sekarang)

Kewirausahaan merupakan salah satu aspek yang sedang digencarkan pengajarannya dalam ranah pendidikan. Harapannya, lapangan pekerjaan yang kian menipis dapat terkikis dengan adanya semangat untuk membuka lapangan kerja. Dengan demikian, pengangguran yang kian membumbung jumlahnya dapat berangsur berkurang.
Menjadi mahasiswa bukan berarti tak dapat berwirausaha. Seorang mahasiswa Desain Komunikasi Visual dan FE telah membuktikannya. Di tengah kesibukan menjalankan aktivitas sebagai mahasiswa, Agung Dwi Nugroho, mahasiswa DKV UM ini pun sedang berkecimpung dalam sebuah cv yang bergerak dalam bidang perlebahan dan herbal. Bagaimana ia merintis usaha yang kini digelutinya itu? Simak hasil wawancara reporter Komunikasi dengan mahasiswa yang bersangkutan berikut ini.

Bagaimana awalnya Anda merintis usaha perlebahan ini?
Awalnya aktivitas kampus saya sudah  mulai jarang. Kemudian, ada teman yang mengajak untuk bergabung. Awalnya saya diminta untuk mendesain kemasan, ketika ditawarkan hasilnya bagus. Lama-lama akhirnya saya menjadi advertising manager. Saya bertugas mendesain kemasan dan juga sebagai distributor.
Mengapa Anda tertarik untuk bergabung?
Sejak awal saya tertarik dengan dunia kewirausahaan. Entah, saya lebih suka membuka peluang usaha. Mungkin, ini juga karena pengaruh dari kegemaran saya membaca buku tentang kewirausahaan.
Sejak kapan Anda merintis usaha ini?
Mulai bulan Mei 2009 saya telah menjadi bagian dari tim ini.

Siapa saja tim yang Anda maksud?
Saya bersama teman-teman satu tim yaitu, Lutfi Mahendradata dan Baharudin Ramadhani, keduanya mahasiswa Fakultas Ekonomi UM. Satu lagi dari luar UM, yaitu Ahmed Comayani. Lutfi di bagian keuangan, Baharudin bagian sales manager, dan Ahmed sebagai direktur sekaligus herbalis.
Contoh produk dari usaha Anda ini apa saja?
Produk perlebahan misalnya madu, royal, bee pollen, dan lain-lain. Ada juga produk herbal misalnya, pelangsing, sari bunga matahari, dan lain-lain.

Apa harapan Anda selanjutnya?
Harapan saya sekarang, saya ingin lulus kuliah dulu. Sehingga saya bisa lebih maksimal menekuni pekerjaan saya ini.
Berapa omzet usaha Anda ini?
Omzet per bulan sekitar 10 juta rupiah. Targetnya 25 juta rupiah, jadi harus ada peningkatan.

Dimana saja daerah pemasaran produk ini?
Harapan saya, pemasaran produk ini bisa hingga ke seluruh Indonesia. Sampai sekarang meliputi Blitar (pusat), Surabaya, Jogja, dan Jakarta.
Bagaimana dengan persaingan pasar?
Adanya persaingan pasar, disiasati dengan penjagaan kualitas dan sisi promosi yang senantiasa ditingkatkan. Produk yang dihasilkan ini memnag berbeda dengan yang lain dari sisi kualitas.
Apakah motivasi Anda terjun ke dunia kerja sebelum lulus?
Saya menganggap pekerjaan saya sekarang ini adalah sebuah sarana belajar. Karena menurut saya, belajar lebih awal akan membawa kita pada kesuksesan yang tentunya lebih cepat. Selain itu, saya melihat bahwa keadaan pasar sekarang yang sudah mulai melirik produk alami. Saya rasa prospeknya sangat menjanjikan.
Anda telah terjun dalam dunia kerja, namun masih berstatus sebagai mahasiswa, menurut Anda ilmu mana saja yang telah Anda dapatkan di bangku perkuliahan yang relevan dengan bidang kerja yang kini Anda tekuni?

Saya pikir, semua ilmu yang saya dapatkan di bangku perkuliahan bermanfaat untuk bidang profesi yang kini saya tekuni. Misalnya, saat kuliah saya mendapatkan materi tentang analisa produk dan analisa pasar. Ilmu yang saya dapatkan saat kuliah terasa semakin matang ketika saya aplikasikan dalam bidang usaha saya ini.
Harapan Anda ke depan?
Harapan saya, bisnis saya ini semakin besar, konsumen semakin banyak, dan bisa mencerdaskan konsumen dengan produk saya ini.

Harapan untuk mahasiswa UM?
Harapan saya untuk mahasiswa UM, agar mereka mengenal ilmu-ilmu yang aplikatif. Mereka bisa belajar dari buku, juga belajar dari lapangan. Jangan pernah takut untuk memulai sebuah usaha. ? Ind

Bagikan informasi ini:

6 Comments

  1. Hihihi…
    Kayaknya asyik nich kuliah jurusan DKV…
    Q pingen banget loch…
    Oh yaw mau tanya,, Kalo DKV peluang kerjanya gimana????
    Makasie.

  2. Oh yaw…
    Sekarang aku udah kelas 3 sma..q scul di SMA 2 Blitar..
    Q puingen banget mas masuk UM jurusan DKV tapi aku ragu soalnya ntar peluang kerjanya dikit…
    Minta sarannnya dunk…
    Makasie banget,,Q tunggu yaw…

  3. pak saya pingin nanya , kalo tes PMDK nya UM DKV itu benar kah yang diutamakan gambarnya ? saya pingiiin banget masup situ pak , tapi sejujurnya saya ga pinter2 banget nggambar . kalo bisa bales di email ajj pak makasii =B
    o kalo tau pak , tes nya UM DKV apa aja si ? makasi lagi pak !
    ( sandaljepitmania@yahoo.fr )

  4. @ gita: pertanyaan Anda lebih tepat ditanyakan langsung ke pihal DKV UM melalui websitenya http://sastra.um.ac.id/

  5. After a short time, regular commenters start to form a community. It starts to feel intrusive to insert yourself.

  6. Excellent news it is actually. My father has been awaiting for this tips.