Trisula UKM Sambut Maba

Suara bergemuruh diikuti sorak-sorai para mahasiswa terdengar di kompleks UKM UM. Beberapa pintu masuk lokasi menuju kompleks UKM terlihat di pagari oleh tali kuning mirip dengan police line milik polisi.  Tak lama kemudian mobil ambulans milik PMI datang dengan suara sirine yang terdengar begitu kerasnya.
Suara sorak-sorai semakin kerasnya ber­gemuruh saat beberapa mahasiswa baru (maba) diminta maju ke arena panggung. Secara bergantian para maba diminta memperkenalkan dirinya dan juga asal fakultasnya.
Tepat pada Sabtu-Minggu (22-23/09) acara ini dihadirkan di tengah-tengah ling­kungan UKM. Acara yang diprakarsai oleh seluruh pengurus UKM UM ini di­laksanakan sebagai ajang perkenalan UKM untuk maha­siswa baru.
Trisula sendiri diambil dari falsafah tiga pilar penting yang dimiliki oleh UM, yaitu birokrasi, mahasiswa, dan Unit Kegiatan Mahasiswa. Dengan semangat trisula tersebut, seluruh pengurus UKM mengharapkan akan hadir generasi-generasi baru di UM yang dapat membawa nama baik UM. Generasi-generasi yang memiliki potensi yang istimewa itu perlu memiliki wadah, dan UKM-lah yang dapat memberikan wadah tersebut.
Acara dibuka oleh Wakil Rektor III, Drs. H. Sucipto, M.S. yang dijaga ketat oleh beberapa anggota UKM Menwa. Pada sambutannya, Pak Cip, panggilan akrab wakil rektor III ini mengungkapkan bahwa UKM adalah salah satu sarana pengembangan diri para mahasiswa di lingkungan kampus. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkannya. Namun, beliau juga berpesan agar mahasiswa jangan sampai lalai dengan kuliahnya.
Selanjutnya, beberapa perwakilan UKM memperkenalkan UKM-nya masing-masing  kepada maba. Lalu acara dilanjutkan dengan penampilan masing-masing UKM, seperti teatrikal dari UKM KSR dan penampilan outbond mini ala UKM Jongring Salaka. Ada juga performa para maba dari Fakultas Sastra yang diwakili oleh beberapa Komunitas Anak Timor.
Usai acara tersebut, para maba diajak ke masing-masing ‘markas’ UKM yang diminatinya. Di tempat tersebut para maha­siswa dapat menanyakan setiap hal tentang UKM tersebut. “Acara ini di­selenggarakan sebagai ganti ajang per­kenalan UKM dalam rangkaian acara PKPT yang tahun ini ditiadakan. Selain itu, acara ini baru diadakan kali ini saja, sehingga kami harap acaranya bisa sukses,” ungkap Aziz Ramadhan, salah satu panitia Trisula.
Secara keseluruhan acara yang digelar selama dua hari ini terlihat lancar walaupun ada beberapa kekurangan karena acara baru diadakan pertama kalinya.Iin

Bagikan informasi ini: