UM Rintis Kampus Ramah Difabel

Belum banyak lembaga pendidikan yang siap akan tantangan pendidikan di era saat ini, seperti pendidikan inklusi. Univeritas Negeri Malang (UM) yang dikenal sebagai salah satu kampus pendidikan di Indonesia saat ini sedang merintis pendidikan inklusi. Salah satu wujud nyatanya, UM telah menyediakan beberapa fasilitas yang ramah difabel. Seperti yang digalakan jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Fasilitas yang telah diadakan meliputi tangga, yang terletak di gedung E2 FIP UM. Tangga khusus ini digunakan untuk pengguna jalan yang tidak bisa menggunakan tangga biasa pada umumnya. Selain tangga yang ada di di gedung tersebut, Fakultas tertua di UM ini juga mengadakan jalur khusus untuk kursi roda.

Fasilitas lainya yaitu plat yang bertuliskan huruf braille. Plat ini digunakan bagi yang memiliki kebutuhan khusus, untuk mengetahui ruangan serta tempat gedung di lingkungan Fakultas yang terletak di sayap kiri UM. “Jalur kursi roda, tangga khusus, dan plat braille tersebut karena ada tuntutan dari mahasiswa, sebelumnya tidak ada  fasilitas khusus bagi mahasiswa difabel”, ungkap Anita Fauziah, mahasiswa PLB yang juga aktif sebagai anggota SCSD (Study Center and Serfice of Disability).

Organisasi SCSD ini bergerak dalam pendampingan mahasiswa yang memiliki kebutuhan khusus. Sambutan baik juga datang dari ketua SCSD, Tri Febri Khoirul Nidom. Dia bersyukur karena FIP sudah merintis menuju kampus yang inklusi dan ramah disabilitas. Mahasiswa PLB 2014 ini juga berharap nantinya sarana dan prasarana di FIP khususnya serta UM pada umunya semakin aksesibel untuk penyandang disabilitas. Dengan adanya berbagai fasilitas kampus yang digunakan untuk penyandang disabilitas, diharapkan Kampus UM menjadi kampus ramah difabel. Rodli/Reporter Komunikasi

Bagikan informasi ini: