NUDC, Saring Para Generasi Debater

National University Debating Championship (NUDC) merupakan suatu ajang kompetisi mahasiswa melalui debat ilmiah untuk menunjang mahasiswa Indonesia agar mampu berpikir kritis dan analitis. Hal ini ditujukan agar mahasiswa Indonesia mampu bersaing dalam ajang nasional maupun internasional. Acara ini diikuti oleh seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia melalui tahap-tahap yang telah ditentukan.


Universitas Negeri Malang (UM) mempersiapkan NUDC dengan sangat matang. Ada seleksi internal dari pihak kampus yang bertajuk “Universitas Negeri Malang Debating Championship” (UMDC). Seleksi ini dapat diikuti oleh semua mahasiswa UM untuk melangkah ke NUDC Jawa Timur. Dalam tahap seleksi akan dipilih tiga orang, satu sebagai adjudication dan dua sebagai debater. UMDC ini akan dilaksanakan tepatnya pada bulan Februari mendatang.
NUDC melewati tujuh babak sebelum ke babak selanjutnya dan hanya diambil 32 tim dari seluruh Indonesia. Ini merupakan suatu persaingan yang ketat, karena persiapan para peserta sudah sangat matang. Namun tak disangka-sangka, UM masuk dalam lima besar bersama dengan UB, ITS, Unair, dan Unesa.
Sebelumnya di UM sendiri sudah terdapat grup debat yang bernama Valiant. “Saat ini, dalam pemilihan wakil UM ke NUDC 2017, Valiant sedang mempersiapkan seleksi internal UMDC yang masih dalam proses pengerjaan,” ujar Teddy, salah satu anggota Valiant.
Untuk persiapan dari UNDC, baik tahun lalu maupun tahun ini, anggota Valiant sudah sering mengadakan latihan debat, baik sparing ataupun individual speech, selain itu juga ada matter search yang membahas seperti ekonomi, politik, hukum, lingkungan hidup dan masih banyak lagi yang ada hubungannya dengan permasalahan sekarang ini. Melihat tahun-tahun kemarin, anggota Valiant sering berlatih dengan cara mengikuti lomba-lomba debat selain NUDC.
Pada persiapan NUDC pada tahun ini, anggota Valiant berusaha untuk memajukan tanggal seleksi dari kampus agar persiapan yang ditempuh lebih bagus, selain itu pula agar pelatihan intensifnya juga lebih lama. ”Dari kampus, saya juga berharap lebih mensupport lagi buat persiapan setelah ada yang terseleksi, bisa dengan kayak ngasih intensif trainning-nya lebih lama, atau dukung calon anak-anak yang turun NUDC, biar bisa turun ke lomba-lomba lain sebelum debat NUDC,” ujar Lisa, salah satu anggota Valiant.Cintya

Bagikan informasi ini: