ADU KREATIF, NOT ONLY BASKETBALL

 

Dalam rangka event tahunan Not Only Basketball yang dilakukan di gedung kuliah bersama GKB) UM, Fakultas pendidikan psikologi (FPPSI) mengadakan pertandingan bola basket antar fakultas se-UM. Istimewanya pada Not Only Basketball ke 2 ini fakultas pendidikan psikologi mengundang tim basket dari fakultas psikologi universitas Brawijaya (UB) dan Fakultas psikologi (UMM).

Ada peningkatan dari Not Only Basketball tahun ini di banding tahun lalu. Tahun lalu fakultas pendidikan spsikologi hanya mengundang beberapa fakultas untuk mengikuti acara ini. Acara ini di mulai pada tanggal 28 Februari sampai tanggal 9 Maret.

Grand final (9/03) berlangsung sangat meriah. Grand Final Basketball kali ini diikuti regu cewek dari fakultas ilmu keolahrgaan (FIK) dan FPPSI. Sedangkan tim cowok diikuti oleh Fakultas Teknik dan Fakultas Sastra.

Pukul 16.00 WIB GKB mulai di buka, para supporter bergegas datang ke acara ini, untuk mendukung tim kesayangan mereka, tribun gedung gkb  perlahan lahan di penuhi oleh para supporter. Adapun sebagian peraturan yang harus ditaati oleh para supporter diantaranya dilarang membawa peralatan drumb, dan membawa makanan dari luar dsb.  Sedangkan para pemain sibuk mempersiapkan diri untuk meraih juara 1 pada Not Only Basketball kali ini.

Pukul 17.00 acara di mulai dengan penyanyian Indonesia raya oleh pemain beserta para supporter, penyayian lagu Indonesia raya ini di nyanyikan dengan khitman oleh para supporter, pemain dan bahkan beberapa panitia juga ikut menyayikan lagu ini. Setelah penyayian lagu ini acara yang di tunggu tunggu pun di mulai. Tim cewek FIK vs FPPSI saling berjabat tangan sebelum pertandingan basket dilakukan.

Tim cewek FIK vs FPPSI saling menunjukkan kesuportifannya dalam pertandingan bola basket. Para supporter berteriak teriak tiada henti untuk menyemangati Tim kesayangannya. Teriakan supporter membakar semangat para tim kesayangannya dalam permainan bola basket ini. Panitia menjaga ketat saat pertandingan di mulai, untuk mengindari hal hal yang tidak di inginkan. Tim cewek dari FIK mengenakan seragam biru biru, dan tim cewek dari FPPSI mengenakan seragam putih putih.

Teriakan para supporter mampu mengembleng semangat para pemain, perlahan demi perlahan bola basket masuk ke dalam keranjang. Permainan bola basket ini terjadi dalam empat babak. Tim dari FIK banyak yang mengalami cidera saat dilapangan, namun ini tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk memperebutkan juara 1 di Not Only Basketball kali ini. Mereka tetap bermain secara sportif dalam pertandingan ini, hingga akhirnya juara 1 tim cewek direbut oleh FIK, walaupun dengan selisih skor yang sangat tipis.

Seyuman tampak terlihat di wajah para pemain dan supporter, kerja keras, latihan yang dilakukan oleh para pemain dan suara teriakan supporter yang tiada hentinya mampu membuahkan hasil yang baik.

FPPSI pun tak kalah bahagia dengan juara 2 yang diraihnya dalam Not Only basketball kali ini, mereka sudah berusaha mulai dari awal pertandingan sebelum masuk ke dalam grand final ini, kerja keras mereka dan semangat para supporter juga memberikan dampak yang baik bagi Tim ini. Pertandingan antara FIK dan FPPSI pun berakhir.

Tim cowokpun tak mau kalah dengan skor yang dicetak oleh tim cewek. Namun sebelum pertandingan tim cowok di mulai, ada 2 tim yang bertanding, yakni tim Sparta dan tim Gostreem. Tim Sparta memakai kostum berwarna putih, sedangkan tim gostreem memakai kostum doreng, seyuman dan semangat yang besar terlihat diwajah para pemain ini untuk memberikan semnagat pada tim selanjutnya yang akan bertanding.

Tim cowok kali ini yang masuk grand final yakni FT vs FS. Mereka saling beranding dengan sportif, di tambah kreatifitas para supporter dari sastra yang menambah semangat para pemain dalam pertandingan bola basket kali ini. Supporter sastra membawa banner yang bertuliskan “MBOIS”. Supporter Fakultas teknik pun tak mau kalah dengan fakuktas sastra, mereka juga memasang banner “TECHNO”. Begitu pula dengan kostum yang di pakai oleh para pemain. Fakultas sastra memakai warna hitam , sedangkan fakultas teknik memakai warna putih.

Perlahan demi perlahan bola basket saling di lempar untuk memperebutkan juara 1 di not only basketball kali ini. Hingga akhirnya juara 1 di rebut oleh fakultas teknik dan juara 2 di rebut oleh fakultas sastra. Senyum bahagiaa tas kerja keras mereka terlihat begitu jelas di wajah para pemain.

“Alhamdulillah sampai di final ini semuanya berjalan dengan baik, walaupun sebelumnya banyak hambatan hambatan yang terjadi, seperti permohonan ijin tempat untuk jualan yang agak sulit. Namun kami dari panitia selalu mengusahakan yang terbaik” ujar Muhammad Saiful Pradana, selaku koordinator keamanan. Cintya

Bagikan informasi ini: