Industri Sejarah, Kemas Kekunoan Jadi Kekinian

Jurusan Sejarah mengadakan kuliah tamu yang diadakan pada Kamis (31/08) dengan mendatangkan pemateri bernama Samantha Aditya, S.S. sebagai Ketua Komunitas Malam Museum Yogya. Kuliah tamu ini bertujuan menjadikan Jurusan Sejarah bermanfaat dalam bidang industri kreatif yang berpengaruh dalam ekonomi dan pemikiran. “Kuliah tamu ini diadakan secara konsisten setiap semester di Jurusan Sejarah, agar mahasiswa Sejarah memiliki bidang kreatif. IMG_3067Karena selama ini kuliah tamu Jurusan Sejarah hanya mempunyai kepentingan akademik, kali ini kami melakukan kolaborasi antara tujuan akademik dan praktis,” tutur Ronal Ridho’i, sekretaris acara kuliah tamu. Selain itu, untuk menyikapi kurikulum terbaru UM, mahasiswa memang diharuskan untuk memiliki jiwa entrepreneur.
Kuliah tamu yang diadakan di Aula Fakultas Ilmu Sosial ini dikonsep menjadi talkshow dengan sistem tanya jawab saat penyampaian materi, sistem tersebut akan memudahkan interaksi antara pemateri dengan audience. Pemilihan materi yang menarik dan pemateri yang terbukti berkompetensi menjadikan kuliah tamu ini tidak membosankan. “Konsep kuliah tamu kali ini kami jadikan rangkaian acara jurusan, setelah ini akan ada workshop film sejarah dan fotografi. Kuliah tamu ini untuk membuktikan bahwa mahasiswa Sejarah sebagai mahasiswa industri dan memiliki nilai plus,” tambah Ronal.
“Kita lihat Indonesia jejak masa lalu, cagar budaya, situs, dan lain-lain sangat memenuhi konsumen, dalam sektor budaya memberikan sesuatu yang berbeda. Mahasiswa harus melihat dari analisis strange, weakness, opportunity, threat (SWOT). Dalam peluang banyak museum dan cagar budaya yang perlu dikembangan oleh para sejarawan,” kata Samantha sebagai pemateri.  Perkembangan industri kreatif bisa diimplementasikan dengan pembuatan kaos-kaos bergambar museum ataupun cagar budaya, hal ini akan menciptakan rasa sadar sejarah di kalangan masyarakat. “Saya yakin peluang berkembangnya industri kreatif sejarah ini bisa semakin berkembang dengan inovasi kreatif dan keunikan. Kita bisa mengemas kekunoan menjadi kekinian dan memunculkan jiwa entrepreneur dengan pengenalan museum lewat membangun industri kaos. Dengan itu juga akan menjadi lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” tambah Samantha.
Kuliah tamu ini dihadiri banyak sekali mahasiswa dari Jurusan Sejarah yang sangat antusias. “Kuliah tamu kali ini sangat menarik dan inovatif. Tentunya juga bermanfaat bagi kami dan tidak membosankan,” tutur Iza, salah satu mahasiswa Sejarah.Amey

Bagikan informasi ini: