Kenalkan Poliklinik pada Mahasiswa

IMG_2074

Thania Taj Abhista, mahasiswa Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, dinobatkan menjadi “The Winner Campus Ambassador Universitas Negeri Malang 2017.” Sebelum menjadi Duta Kampus, ia pernah mengikuti  Indosat Young Ambassador 2013 dan Duta Anti Narkoba BNN Kota Kediri 2014. Sejak mahasiswa baru, ia sudah mendaftar Duta Kampus. Baru di tahun ini ia dapat mengikuti seleksi. Bagaimana kisahnya? Simak  wawancara kru Komunikasi berikut!

Bagaimana kesan menjadi the winner?
Bersyukur dan berusaha memegang  amanah sebaik mungkin. Seneng. Awal  baru memegang amanah baru.

Bagaimana tanggapan orang tua, dosen, serta teman-teman?
Pastinya sangat mendukung dan bahagia. Kalau dosen-dosen di fakultas yang dekat tanggapanya, “Dijaga ya amanah Duta Kampus, bekerja yang baik.” Kalau teman mendukung dari awal dan mereka percaya  saya bisa.

Apa motivasi Anda mengikuti Duta Kampus?
Dari dulu hobi mengikuti pageant untuk melatih diri. Soalnya di event seperti ini tidak hanya mengandalkan kecantikan, tapi pribadi, kecerdasan, dan attitude-nya juga. Ajang ini memotivasi saya untuk mengeksplor hal tersebut.

Apakah pernah mengikuti ajang seperti ini sebelumnya?
Pernah, di Kediri. Kalau di Malang baru pertama. Di Kediri Juara 2 pemilihan Duta Anti Narkoba BNN Kota Kediri. Mbakyu SMAN 8 Kediri, dan Finalis Indosat Young Ambassador.

Apakah sejak awal masuk UM sudah menargetkan untuk mengikuti Duta Kampus?
Iya, tapi kesempatannya sekarang. Ini pertama kali ikut seleksi. Di semester 1 dan semester 3 saya ikut mengumpulkan formulir, tetapi berhalangan hadir karena bertepatan dengan acara lain. Akhirnya di semester 5 berkesempatan untuk ikut seleksi dan alhamdulilah lolos.

Apa modal Anda mengikuti Duta Kampus?
Pengetahuan tentang UM, kepercayaan diri, dan motivasi untuk membanggakan nama UM.

Apa yang Anda tampilkan pada tahap presentasi?
Saya mempresentasikan poliklinik dengan media non-elektronik. Jadi harus kreatif. Maka dari itu, saya membuat pop up tentang poliklinik karena jarang yang mengambil topik tersebut. Kebetulan saya dari Jurusan Kesehatan Masyarakat. Mungkin mereka sekilas tahu kalau poliklinik tempat berobat umum dan gigi. Padahal poliklinik kerja sama dengan Dharma Wanita, KSR untuk donor darah, juga Posyandu anak-anak dan lansia. Deteksi kanker payudara juga pernah dilakukan di sana.

Apa yang Anda tampilkan pada tahap bakat minat?
Nyanyi keroncong versi Jazz dalam dua bahasa. Jadi lagu Bengawan Solo dalam bahasa Indonesia dan Inggris dengan musik Jazz. Saya cari yang beda. Saya bisa menyanyi keroncong sejak SD. Pada tahap ini, diberi waktu hanya tiga menit. Kalau saya menyanyi keroncong seperti aslinya pasti waktunya tidak cukup. Maka, saya milih aliran Jazz agar bisa memanfaatkan waktu dan dapat diterima anak muda.

Apa yang membuat Anda unggul dari peserta lain?
Saya belum bisa menilai diri sendiri. Pada dasarnya ada 150 lebih peserta. Kita sudah diseleksi dan 10 pasang merupakan orang-orang pilihan terbaik. Jadi untuk menilai diri sendiri pastinya nggak bisa karena sudah melalu persaingan yang ketat. Sepuluh pasang ini saling melengkapi.

Selama menjadi Duta Kampus, apa yang akan  Anda lakukan?
Saya bersama ke-19 rekan saya pastinya akan mengemban amanah Paduka (Paguyuban Duta Kampus) sebaik mungkin. Terlibat dalam kegiatan UM, membawa nama UM di luar kampus, dan turut mempromosikan UM di lingkup nasional maupun internasional.

Bagaimana cara Anda mempromosikan UM?
Kita mulai dengan teman-teman karena  tidak semua mahasiswa punya sense of belonging dan paham terhadap kampusnya. Untuk nasional dan internasional ada media sosial untuk menyebarkan informasi. Kita juga memiliki Sumber Daya Manusia (SDM)  berkualitas yang dapat menjadi wajah bagi UM di event-event luar kampus.

Dalam Paduka UM tentunya ada program kerja (proker). Apa yang akan Anda usulkan?
Proker kita terintegrasi dengan bidang–bidang humas, kerja sama, kemahasiswaan, kepegawaian, dan akademik UM. Agar tahu, ikuti aktivitas kita di instagram padukaum ya.

Apa tindakan Anda untuk memberi dampak positif bagi mahasiswa lain?
Menularkan semangat kebanggaan terhadap UM  dengan mengenal lebih jauh UM.

Pesan untuk mahasiswa UM?
Kenali dan banggalah terhadap kampusmu.Shintiya

Bagikan informasi ini: