Ragam Pernak Pernik UM di Plaza Akademik

Tidak perlu bingung ketika ingin membeli pernak-pernik khas Universitas Negeri Malang (UM). Berbagai jenis pernak-pernik khas UM tersebut dapat ditemukan di satu tempat, yaitu Plaza Akademik. Dengan bentuk bangunan yang unik dan tempatnya yang strategis, di dalamnya terdapat suvenir seperti gantungan kunci, mug, hingga jaket dan kaos UM. Tak ketinggalan pula camilan-camilan ringan. Lengkap, bukan?

IMG_6206
Tempat ini sudah diresmikan pembangunannya sejak empat tahun lalu. Bertempat di Jalan Veteran dan dekat dengan gerbang Veteran sehingga memudahkan mahasiswa untuk bisa mampir dan melihat-lihat produk yang dijual di Plaza Akademik. Dilihat dari lokasinya yang cukup strategis, banyak kesibukan mahasiswa yang terlihat dari lokasi tersebut. Lokasi plaza ini juga cukup dekat dengan Graha Cakrawala dan Gedung Sasana Krida sehingga mampu menarik pengunjung baik dari UM maupun luar UM.
Walaupun tempatnya tidak begitu besar, namun plaza ini mempunyai fungsi yang vital. “Plaza ini difungsikan untuk penjualan merchandise UM,” tutur Faridah Hayati Rofi’uddin ketika diwawancarai beberapa waktu yang lalu (06/02). Istri Prof. Dr. Ah. Rofi’uddin selaku Rektor UM tersebut mengatakan bahwa setiap tahun selalu ada produk yang ditambah guna memperbanyak ragam merchandise. Beliau juga menambahkan bahwa tempat yang kurang besar terkadang membuat dilema untuk menambah produk, namun ia menyiasati dengan menyetok produk sesuai dengan minat atau permintaan pengunjung.
Plaza Akademik ini dikelola oleh Dharma Wanita Persatuan UM dengan tujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Diketuai oleh Faridah Hayati Rofi’uddin sejak 2014, Dharma Wanita Persatuan ini merupakan persatuan dari para istri Pegawai Negeri Sipil UM dan karyawati UM. Namun hanya sekitar tiga puluh pengurus yang masing-masing mewakili delapan fakultas yang ada di UM. Proses pemasaran produk-produk dalam plaza ini masih terlalu minim. Hal ini diakui oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan UM bahwa promosi mengenai Plaza Akademik masih berupa banner-banner yang terpasang di sekitar UM. Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu penyebab belum dimulainya promosi di media sosial. Hal ini pun dibenarkan oleh salah satu pengunjung yang bernama Gita Dwi Amelia. “Mungkin karena promosi yang kurang ya, jadi ada mahasiswa yang kurang tahu Plaza Akademik. Nggak ada promosi-promosi,” ungkap Gita Dwi Amelia.
Merchandise yang dijual di Plaza Akademik tidak begitu mahal. Mulai dari jaket, payung, gantungan kunci, camilan, hingga kebutuhan mahasiswa lainnya dijual dengan harga yang terjangkau, sesuai dengan kantong mahasiswa.
Tidak jauh beda dengan tempat penjualan merchandise, Plaza Akademik ini tentunya juga mempunyai tenaga sebagai pengelola, yaitu seorang anggota dari Dharma Wanita. Tidak hanya itu, ada tenaga tambahan dari siswi SMK yang tengah mengisi masa praktiknya atau biasa disebut magang.
Setiap tahunnya, berdasarkan penuturan Ketua Dharma Wanita UM tersebut, pengunjung mengalami peningkatan. Antusias pengunjung yang datang dan membeli di Plaza Akademik mendorong beliau untuk menambah ragam merchandise yang dijual agar punya variasi produk di setiap tahunnya.Rosa

Bagikan informasi ini: