Rintih Sang Mushaf

Yaa Ukhti..
Salam rinduku padamu untuk yang kesekian kali tak lagi bisa kutepis
Kudengar raut mungilmu telah tumbuh amat manis
Tapi sayang, hijabmu kau lepas habis


Wudhumu kau kikis
Gamis kau ganti gaun tipis minimalis
Dan aku kau biarkan menangis
Sungguh miris.
Iqra’!
Iqra’ Ya Ukhti!
Baca aku lagi!
Sentuh aku dengan hati
Peluk aku dalam dekapmu lagi
Sembunyikan mahkotamu dengan balutan kain-kain perintah-Nya
Tutup tulang-tulangmu dengan jubah panjang penyejuk mata
Ambil Wudhumu, tunaikan tujuh belas kewajibanmu yang lama kau lupa
Kecup aku dengan segenap kerinduan akan aku yang lama kau tinggal pergi
Sebelum langit tak lagi menghendaki
Alam Allah tak lagi mengampuni
Meregang nyawa esok hari
Iqra’ Yaa Ukhti!
Jangan sibuk urus duniawi
Cari uang sana-sini
Hingga aku lupa kau resapi
Mendekatlah, aku rindu.

(Malang, 3 Oktober 2017)

Penulis adalah  mahasiswa Jurusan  Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah
dan Juara II Kompetisi Penulisan Puisi Majalah Komunikasi 2017

Bagikan informasi ini: