Semarak HUT KSR: Kini dan Nanti

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Sukarelawan (KSR), Korps Sukarelawan UM mengadakan berbagai kegiatan  yang diawali dengan bakti sosial ke Panti Asuhan Yashibu (20/01). Tim tersebut sengaja bakti sosial ke Panti Asuhan Yashibu karena panti ini baru saja berdiri dan masih membutuhkan banyak bantuan dari orang-orang di sekitarnya.

IMG-20180127-WA0009 (1)
Korps Sukarelawan bekerja sama dengan website kitabisa.com untuk pengumpulan dana bakti sosial. Dana yang terkumpul dalam bakti sosial ini sejumlah Rp2 juta yang akan disalurkan ke Panti Asuhan Yashibu. Dalam acara bakti sosial ini, KSR UM membagikan lebih kurang tiga puluh kardus bantuan yang berupa baju, sembako, peralatan mandi, dan lain sebagainya.
Esoknya (21/01), kegiatan dilanjutkan dengan berbagai lomba  yang diiikuti oleh beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Lomba yang menarik diantaranya adalah voli buta yang dilaksanakan di depan Gedung A1. Dengan net yang ditutup menggunakan banner dan bola yang terbuat dari balon berisi air, serta servis menggunakan sarung, lomba ini berhasil membuat suasana meriah.
Sorak sorai dan jerit tawa peserta menyelimuti keseruan pertandingan voli buta ini. Ditambah pula dengan adanya tim suporter yang mampu membakar semangat para peserta untuk memperebutkan juara I pada pertandingan voli buta. Acara perlombaan yang dilaksanakan sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh sembilan UKM. Dengan adanya lomba ini, KSR berharap dapat mengakrabkan hubungan antar-UKM.
Dilanjut dengan lomba keep moving, di sini para peserta lomba dari berbagai UKM harus membawa satu tim. Satu tim diiisi oleh lima orang yang terdiri atas satu orang pemandu dan empat orang yang harus berjalan estafet dengan mata tertutup, sedangkan pemandu terus memandu jalannya peserta untuk dapat meniup balon tanpa alat dan harus sampai meletus. Kemudian sang pemandu memberikan slayer kepada timnya dan salah satu peserta dari tim langsung berjalan dengan mata yang ditutup juga untuk melanjutkan tantangan kedua, yaitu memasukkan paku. Lalu lanjut ke tantangan ketiga yakni topi disko serta membawa kelereng sampai finish.
Acara puncak dari dies natalis Korps Sukarelawan kali ini dilaksanakan pada Kamis (25/01) di Gedung Sasana Krida Universitas Negeri Malang. Dengan mengangkat tema “For Nothing to Something”, KSR berharap agar menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dengan tema tersebut, KSR ingin mengulas kembali perjalanan Korps Sukarelawan mulai zaman dahulu hingga saat ini.
Dalam acara puncak tersebut, turut pula diadakan pameran kostum zaman dahulu hingga zaman sekarang dalam bentuk pajangan. Tak hanya itu, ada museum kecil dalam ruangan sebagai pameran yang menceritakan perjuangan Korps Sukarelawan mulai zaman dahulu hingga sekarang. Tentunya dengan diiringi panggung hiburan untuk para tamu undangan.
Acara ini merupakan program kerja pengurus KSR yang baru. “Saya berharap ke depannya KSR lebih baik. Program kerja yang kurang baik akan terus dievaluasi agar program kerja tersebut dapat terlaksana dengan baik. Korps sukarelawan semakin berjaya,” ujar Diah Lestari, mahasiswi Hukum dan Kewarganegaraan (HKn), Fakultas Ilmu Sosial (FIS).
“Dengan mengangkat tema ini saya berharap kepada rekan-rekan Korps Sukarelawan khususnya mahasiswa dan masyarakat umum agar dapat mengetahui perjuangan Korps Sukarelawan di masa lalu hingga saat ini. Dengan adanya pedoman dari masa lalu, semoga menjadi patokan khusus agar KSR mampu mengibarkan benderanya jauh lebih tinggi lagi dari yang sebelumnya” ujar Yunita Afsari, Pengurus Bidang Pengabdian Korps Sukarelawan UM.Cintya

Bagikan informasi ini: