ERA KEKINIAN, PPG-DJ GUNAKAN SISTEM DARING

Era kekinian yang ditandai dengan kemajuan teknologi faktanya terus memberikan berbagai kemudahan. Terhitung sejak Kamis (31/5), Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG-DJ) telah dilakukan dengan sistem dalam jaringan (daring) pada bagian proses pendalaman materi. Dalam PPG-DJ tahap pertama, Universitas Negeri Malang (UM) membuka sepuluh program studi bagi para guru yang telah mempunyai jam mengajar dan ingin memperoleh sertifikat profesi guru. Sementara dalam tahap kedua yang dibuka sejak Senin (9/7), terdapat tujuh belas program studi yang dapat diikuti.


“Para peserta PPG-DJ harus menyelesaikan 24 SKS. Dengan demikian, PPG-DJ ini durasinya lebih singkat apabila dibandingkan dengan PPG Prajabatan yang pesertanya harus menyelesaikan 36-38 SKS untuk lulus,” tutur Dr. Makbul Muksar, S.Pd., M.Si. yang merupakan kepala LP3 UM sekaligus instruktur PPG-DJ. PPG-DJ baru diselenggarakan di tahun 2018. Sebelumnya, perekrutan guru tersertifikasi dilakukan melalui program PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru). Namun, program PLPG tersebut durasinya lebih singkat daripada PPG-DJ, yakni hanya diselenggarakan selama 11 hari. Selanjutnya, Dr. Makbul Muksar, S.Pd., M.Si. menjelaskan bahwa dalam proses perekrutan, awalnya informasi mengenai PPG-DJ ini diumumkan melalui Dinas Pendidikan setempat. Kemudian, para pendaftar akan diseleksi secara administratif untuk kemudian mengikuti serangkaian tes.
Pendalaman materi dalam PPG-DJ memang dilakukan dengan sistem daring. Namun, untuk tahapan selanjutnya dilakukan secara tatap muka. Tahapan setelah pendalaman materi diantaranya peserta harus mengikuti workshop penyusunan lokakarya selama lima minggu dan PPL di sekolah selama tiga minggu. Setelah workshop dan PPL dilaksanakan, kemudian diadakan ujian kompetensi.
Sebagai kampus yang menyandang tagline The Learning University, UM memiliki 32 program studi yang telah disetujui untuk menyelenggarakan program PPG-DJ. Pada tahap pertama, jumlah peserta PPG-DJ sebanyak 656 yang tersebar dalam sepuluh program studi. Sementara itu, pada tahap kedua terdapat tujuh belas program studi dengan jumlah peserta sebanyak 763. Sampai saat ini, UM telah menjadi kampus dengan jumlah peserta PPG-DJ terbanyak kedua setelah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Menanggapi perkembangan pendalaman materi PPG-DJ tahap pertama yang telah berjalan, Dr. Makbul Muksar, S.Pd., M.Si. mengatakan bahwa sejauh ini perkembangannya cukup bagus. Dalam website yang digunakan sebagai media pendalaman materi PPG-DJ sudah ada berbagai modul daring dan tes-tes formatif. Untuk mengaksesnya, para peserta tinggal membuka situs web http://ppgspada.brightspace.com dan memasukkan username serta password yang telah dimiliki. Meskipun demikian, Makbul menerangkan bahwa masih terdapat beberapa kendala dalam PPG-DJ ini, salah satunya sulitnya akses internet di tempat. Di samping itu, beberapa peserta masih belum mahir mengakses internet untuk mengikuti kelas daring. Namun, para instruktur dari  UM tetap melakukan pemantauan demi memaksimalkan PPG-DJ. Sebelum proses pendalaman materi, pihak UM juga telah mengadakan bimbingan teknis mengenai sistem daring yang hendak digunakan. Untuk proses pendalaman materi PPG-DJ tahap kedua, bimbingan teknis tersebut diselenggarakan pada Kamis (12/7).AzrilCIMG0665

Bagikan informasi ini: