SEMANGAT MAHASISWA, TINGKATKAN KUALITAS DAN AKSEPTABILITAS

oleh Dila Umnia Soraya

Quote yang pernah disampaikan oleh Nelson Mandela tersebut bisa menjadi cambuk bagi generasi muda untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri melalui pendidikan. Nelson Rolihlahla Mandela adalah seorang guru yang mengajarkan bagaimana memuliakan manusia berlandaskan pendidikan. Nelson menjadi orang pertama di keluarganya yang mengenyam pendidikan untuk meraih masa depan cerah. Sebuah pelajaran berharga yang dapat kita teladani, utamanya bagi mahasiswa.

index
Universitas Negeri Malang (UM) sebagai salah satu universitas kependidikan di Kota Malang telah melahirkan pendidik yang tersebar di sekolah bahkan perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Unggul dan menjadi rujukan merupakan visi UM yang harus dipahami dan diwujudkan oleh seluruh civitas academica.
Mewujudkan visi tersebut bukan perkara mudah karena harus diimbangi dengan semangat meningkatkan kualitas dan mengembangkan potensi diri. Kedua hal tersebut mampu diwujudkan jika kita fokus mendongkrak kompetensi, kapabilitas, akseptabilitas, dan elektabilitas diri.
Kompetensi adalah kemampuan, keterampilan atau skill yang dimiliki seseorang. Sedangkan pemaknaan kapabilitas tidak sebatas memiliki keterampilan, tetapi juga memahami kelemahan dan cara mengatasinya. Akseptabilitas merupakan kepantasan seseorang, sedangkan elektabilitas adalah tingkat keterpilihan seseorang di masyarakat. Salah satu upaya meningkatkan kompetensi diri yaitu dengan selalu berada di atas standar. Belajar lebih giat, berusaha lebih keras, dan berdoa lebih sering agar kemampuan kita di atas rata-rata. Jika orang lain berlari sejauh seratus meter, maka kita harus berlari lebih dari seratus meter. Sama halnya jika orang lain belajar lima jam sehari, maka kita harus lebih dari itu. Lalu bagaimana cara meningkatkan kapabilitas diri? Kenali diri sendiri dan tentukan tujuan hidup. Apa yang ingin kita raih? Apa kelebihan dan kekurangan kita? Mahasiswa harus tahu itu. Lalu, rencanakan tujuan jangka pendek dan jangka panjang serta bagaimana mencapainya.
Sebagai generasi muda, perbanyaklah membaca, melihat, merasakan, dan bertanya kepada orang lain. Tidak ada salahnya mengikuti salah satu atau dua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di kampus atau organisasi lainnya. Organisasi dapat melatih jiwa kepemimpinan, membentuk emotional intelligent, menambah wawasan, dan mengembangkan kemampuan public speaking yang sangat bermanfaat di dalam kehidupan sosial. Demi peningkatan akseptabilitas diri, jangan lupa, selalu memantaskan diri di berbagai situasi positif. Perhatikan lingkungan karena baik buruknya perilaku, salah satunya berawal dari pengaruh lingkungan. Upaya-upaya tersebut secara tidak langsung akan berdampak pada peningkatan elektabilitas diri. Kita akan mudah diterima di lingkungan sosial kita, baik lingkungan internal maupun eksternal kampus. Jika mahasiswa mampu meningkatkan kualitas dan mengembangkan potensi diri, bukan tidak mungkin akan terlahir lulusan-lulusan profesional UM yang siap memenangkan persaingan global. Dengan begitu, visi UM akan terwujud dan tidak hanya menjadi formalitas belaka.
Kepada mahasiswa baru, kami ucapkan selamat bergabung di keluarga besar UM, semoga dapat menjadi generasi yang mumpuni secara kualitas dan akseptabilitas agar dapat turut memajukan kampus UM tercinta.
Penulis adalah dosen Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik dan anggota Penyunting Majalah Komunikasi U

Bagikan informasi ini: