Teguhkan Komitmen Milenial di Hari Lahirnya Pancasila

IMG_9407

Dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila, UPT Pusat Pengkajian Pancasila (P2P) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar serangkaian event bertajuk Bulan Pancasila. Bulan Pancasila dimaknai sebagai hari lahirnya pancasila pada 1 Juni sampai 18 Agustus, sebuah momentum dikukuhkannya Pancasila sebagai dasar negara. Bertema “Memperteguh Komitmen Pancasila Generasi Milenial” UPT P2P menyelenggarakan lomba deklamasi pancasila untuk sekolah dasar (SD)  dan storytelling Pancasila tingkat sekolah menengah pertama (SMP) pada Rabu (25/07).
Lomba tersebut bertempat di Aula Ki Hadjar Dewantara dan di Aula H.O.S Tjokroaminoto Gedung I-1 Lantai 7 Fakultas Ilmu Sosial. “Kegiatan ini selain untuk memperingati hari lahirnya Pancasila, juga untuk mengenalkan, menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak usia dini,” ungkap Desinta Dwi Rapita, S.Pd., S.H., M.H. selaku ketua pelaksana. Meski baru pertama kali digelar, Desinta mengaku sudah melebihi target. “Tantangan di kegiatan ini, (publikasinya, red) pas bersamaan dengan puasa dan libur sekolah, jadi anak-anak banyak yang mempersiapkan masuk sekolah,” ujar dosen Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) tersebut.
Pada event Bulan Pancasila tersebut, terdapat serangkaian lomba yang menyasar anak usia dini hingga mahasiswa. Selain lomba deklamasi puisi Pancasila dan lomba storytelling Pancasila, ada pula lomba mewarnai lambang negara untuk taman kanak-kanak (TK), lomba film pendek Pancasila tingkat sekolah menengah atas (SMA), serta ada kemah pancasila untuk tingkat perguruan tinggi.
Di akhir lomba storytelling, diputuskan lima terbaik yang berhak menuju final, yakni Bungaran C.D.T. (SMP Katholik Cor Jesu Malang), Sava Nur F. (SMPI Sabilillah Malang), M. Dzaki A (SMP Laboratorium UM), Carissa Vania C.A (SMPN 1 Malang), dan Firda Rizqia A. (SMPN 4 Malang). Pada lomba deklamasi puisi, yang berkesempatan menuju final yakni Shaskia Yolanda (SDN Bandulan 2 Malang), Hida Izzatul Ulya (SD Insan Amanah), M Sebyan Aydin Alpasha (SD Insan Amanah), Latifatul Laili (SD Gedongan Mojokerto), dan Ahmida Nabyla (SDN Gedongan Mojokerto). Lanjut Desinta, tahun depan kegiatan ini akan diadakan kembali. “Adanya kegiatan tersebut, UPT P2P UM menjadi benar-benar Pusat Pengkajian Pancasila dan bisa lebih dekat dengan masyarakat untuk mengenalkan, menanamkan komitmen kepada generasi milenial,” pungkas ibu berkacamata ini. Shintiya

Bagikan informasi ini: