#BuatNyatatujuanmu Jadi Sociopreneur Sejak Dini

Seminar yang dipandu oleh Darius Sinathrya ini bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UM. Pemateri yang dihadirkan merupakan pemateri lokal dan nasional yang kompeten di bidang sociopreneurship. Selain acara seminar yang dimulai pukul 14.00 WIB, ada pula music performance serta bazaar makanan dan busana dari BEM UM.


Pemateri pertama yang mengisi acara seminar adalah Ida dan Lila, dua bersaudara yang merupakan founder dari House of Diamonds. House of Diamonds adalah salah satu brand terkenal di Kota Malang yang memasarkan berbagai macam produk handmade dengan memberdayakan ibu-ibu dalam proses produksinya. Selanjutnya, seminar dimentori oleh Azaleya, co-founder Du Anyam yang produknya dipercaya oleh Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) untuk menjadi official merchandise Asian Games pada bulan Agustus lalu. Kemudian, mentor seminar yang terakhir adalah Leonard Theosabrata, founder dari Indoestri Makerspace. Indoestri Makerspace sendiri merupakan sebuah studio yang diperuntukkan bagi para desainer independen dan para pebisnis kecil-kecilan untuk mengembangkan produk desain.
“Acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan #BuatNyataTujuanmu yang rencananya akan diselenggarakan di lima kota di Indonesia, yaitu Surabaya, Malang, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta,” ujar Yoga selaku Panitia Pelaksana. Selebihnya, Yoga mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk mengumpulkan ide-ide para mahasiswa dalam bentuk proposal yang akan diseleksi dan direalisasikan. Menariknya, kali ini Malang menjadi kota pertama berlangsungnya seminar Socio Enterprise Sharing Forum. Graha Cakrawala dipilih sebagai tempat pelaksanaan dikarenakan gedung tersebut mampu menampung kapasitas lebih dari 1000 peserta, sesuai dengan target panitia pelaksana.
Sampai pada waktu dilaksanakannya seminar, sudah ada sekitar 3000-an proposal yang masuk ke website www.secangkir.semangat.com. Pada puncak acara nanti, para peserta yang proposalnya mampu menembus 50 besar berhak mengikuti workshop. Setelah itu, akan diseleksi lagi hingga terpilih 20 besar untuk mempresentasikan proposal mereka. Pemenang pertama akan mendapatkan hadiah senilai Rp250 juta rupiah, pemenang kedua mendapatkan Rp100 juta rupiah, dan pemenang ketiga mendapatkan Rp50 juta rupiah. Animo peserta dalam mengikuti kegiatan ini cukup tinggi.Terbukti, banyak mahasiswa dari berbagai jurusan turut berpartisipasi. “Saya tertarik dan turut berpartisipasi dalam acara ini karena ingin menambah wawasan dan ilmu mengenai cara berwirausaha dengan baik. Bersama para pemateri yang kompeten, saya jadi semakin termotivasi untuk berwirausaha karena wirausaha itu luas. Untuk berwirausaha, tidak akan ada yang peduli kita berasal dari jurusan apa,” jelas Ade Ayu, salah satu peserta dari jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah (KSDP) Fakultas Ilmu Pendidikan UM. Azril.

Bagikan informasi ini: