Entrepreneur Day : Jaring Embrio Wirausahawan Muda

Acara entrepreneur day tahun ini begitu semarak. Mahasiswa UM dari berbagai jurusan saling unjuk produk hasil karyanya di bidang wirausaha. Tidak hanya berkutat di bidang akademik, mahasiswa UM juga mampu berkarier dengan menjadi wirausahawan. Acara yang diselenggarakan pada (9/4) tersebut merupakan pameran dan kompetisi wirausaha mahasiswa dalam rangka Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Universitas Negeri Malang (UM). Acara diselenggarakan di Central Park Graha Cakrawala UM. Acara tersebut dapat menjadi bukti nyata lahirnya generasi-genarasi wirausahawan muda. Beraneka produk usaha yang disuguhkan peserta dari berbagai fakultas seperti fotografi, tata busana, aneka kuliner, jasa konsultan, jasa desain bangunan dan sebagainya.

Entrepreneur day kali ini diikuti sebanyak 169 wirausahawan muda, dimana keunggulannya para peserta sudah mulai mengenal branding dari setiap produknya serta sudah mulai secara nyata membuat logo untuk usahanya. “ Entrepreneur day tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya, adanya peningkatan jumlah peserta sehingga menjadi nilai lebih tersendiri serta produk yang peserta keluarkan juga menjanjikan karena tidak sekadar hanya menjual, tetapi sudah mengerti brand produk, pembuatan kartu nama, jadi bagus sekali sudah memikirkan hal tersebut,” tutur Bapak Andreas Syah Pahlevi, S.Sn., M. Sn, selaku Koordinator Tim Pengembang Program Mahasiswa Wirausaha

Bapak Andreas Syah Pahlevi juga memparkan bahwa dengan adanya entrepereneur day diharapkan dapat meningkatkan kewirausahaan di UM dari segi jumlah, kualitas, prestasi, serta ada pilihan lain yakni berkarier. Selain itu, dapat menumbuhkan motivasi serta dapat menumbuhkan cara berfikir open mind bagi mahasiswa yang lain. Hasil akhir acara ini diharapkan berkelanjutan serta dapat menyerap tenaga kerja dan mencetak pengusaha sukses.

Selain pameran, peserta juga berkompetisi dalam beberapa kategori yakni stand terfavorit, stand terbaik, poster menarik, produk terunik, dan vlog terkeren. “Dimana dari kategori yang ada dengan jumlah peserta 169, dipilih 20 kandidat untuk maju ke nasional. Setiap peserta harus memenuhi kriteria penilaian seperti usahanya harus eksis serta terdapat kriteria khusus dimana 6 bulan usaha harus jalan dan produknya dibawa/terwujud serta terdapat keunggulan produk,” ungkap Bapak Andreas.

Pewarta: Karina Okta Bella

Bagikan informasi ini: