BEM FIS Adakan Open Casting Jelang FFMI

Identik dengan aksi-aksi sosial atau politik, kali ini para mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Malang (UM) mencoba unjuk kebolehan di pagelaran Festival Film Mahasiswa Indonesia (FFMI) 2019. Berbagai persiapan pun dilakukan, salah satunya dengan mengadakan open casting yang difasilitasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIS, Jum’at (10/5) di ruang BEM FIS.
FFMI merupakan festival film mahasiswa yang digelar setiap tahun oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Tema FFMI kali ini ialah “Indonesia Gemilang” dengan ketentuan jenis film pendek/fiksi berdurasi maksimal sepuluh menit. Dengan diselenggarakannya FFMI ini, diharapkan mahasiswa Indonesia dapat berekspresi dan mengaktualisasi diri dalam bidang perfilman, mampu membentuk pola pikir, sikap dan perilaku positif, serta cinta tanah air melalui tema-tema yang diusung di setiap tahunnya.


“Sudah sejak lama kita sadar bahwa di FIS ini cukup banyak anak yang berbakat atau mempunyai talenta dalam bidang perfilman. Kemarin dari kemahasiswaan fakultas pun memberikan informasi mengenai tawaran mengikuti FFMI ini. Jadi, tidak ada salahnya kami mencoba untuk berkarya dan turut berpartisipasi,” ujar Ganiswara Aditya, Penanggung Jawab open casting dan proyek pembuatan film ini. Selanjutnya, pemuda yang akrab disapa Ganis tersebut mengungkapkan bahwa open casting hanya dilakukan untuk menjaring bakat mahasiswa FIS dalam seni peran. Sementara itu, untuk persoalan ide cerita, penulis skenario, kameramen, dan kru lainnya telah dibentuk. Persyaratan menjadi produser, sutradara, dan penulis skenario film yang hendak diikutsertakan dalam FFMI harus berstatus sebagai mahasiswa aktif.
Setelah pelaksanaan casting, film akan mulai diproduksi pada akhir Mei. Film yang sudah selesai diproduksi harus diunggah ke YouTube dan dikirim file-nya sebelum 15 Juni 2019. Saat diwawancara kru Komunikasi, Ganis menyatakan bahwa film yang akan diproduksi adalah film pendek mengenai kehidupan kampus dan mahasiswa dengan tetap berpedoman pada tema “Indonesia Gemilang”.
Sayangnya, penyelenggara dari BEM FIS mengaku bahwa penyebaran informasi adanya open casting ini dirasa kurang maksimal. Hal itu dikarenakan casting berlangsung pada Jumat terakhir sebelum libur semester. Namun, proses casting tetap berjalan dengan lancar dan kondusif.
“Harapan saya dan rekan-rekan tentunya, setelah pembuatan film ini berhasil, FIS bisa membentuk BKT Perfilman. Dengan demikian, bakat anak-anak yang begitu luar biasa dalam videografi dan perfilman di FIS mempunyai wadah yang memadai. Karena meskipun kami bukan anak perfilman, tetapi kami juga mempunyai kreativitas dalam bidang seni,” ujar Ganis. Azril

Bagikan informasi ini: