Sadulur Kadiri Bumikan Budaya dan Pariwisata Kediri

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Sadulur Kadiri telah melakukan promosi karakter kartun di SDN Karang Tengah 1 Kandangan, Kediri pada (22/6) lalu. Siswa terlihat cukup antusias selama mengikuti kegiatan pengenalan karakter. Tim Sadulur Kadiri juga mendapatkan apresiasi dari kepala sekolah dan guru atas inovasi yang dilakukan dalam mengembangkan Monumen Simpang Lima Gumul menjadi karakter kartun. “Menarik sekali, Mbak gambarnya. Anak-anak suka dengan karakter-karakter yang sudah dibuat,” ungkap Wiwik, salah satu guru di SDN Karang Tengah 1 Kandangan. Karakter kartun yang dibuat terinspirasi dari sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Kediri, seperti alam, kesenian, kuliner, religi, dan bangunan buatan yang terkenal di Kabupaten Kediri, Monumen Simpang Lima Gumul. Lima karakter tersebut memiliki nama masing-masing, Si Gumul, Klud, Ranan, Poh, dan Tata.

Karakter kartun “Sadulur Kadiri” diciptakan oleh empat mahasiswa UM yang tergabung dalam tim Sadulur Kadiri yang beranggotakan Leny Suryani, Rahmi Rabbani, Dwi Yudi Novitasari, dan Elvira Ika Prastia. Desain karakter yang telah dibuat sudah divalidasi oleh Ketua Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI), Andreas Syah Pahlevi, S.Sn., M.Sn.

Mengenal lebih dekat dengan Si Gumul dan Kawan-Kawan

Karakter utamanya yaitu Si Gumul, terinspirasi dari tempat wisata buatan yang menjadi landmark Kabupaten Kediri dan disebut sebagai replika Arc de triomphe de l’Étoile yang ada di Paris, yaitu Simpang Lima Gumul. Ada Klud, karakter kedua yang terinspirasi dari gunung terkenal di daerah Kediri dan Jawa Timur yaitu Gunung Kelud. Karakter ketiga, Ranan, terinspirasi dari salah satu budaya yang khas di Jawa Timur dan juga Kediri, yaitu Jaranan. Karakter keempat yaitu Poh yang terinspirasi dari sektor religi di Kediri yakni Gereja Pohsarang. Karakter yang terakhir Tata, karakter ini terinspirasi dari salah satu makanan khas daerah Kediri yang berwarna kuning yaitu Tahu Takwa. Dibuatnya karakter-karakter tersebut juga diharapkan dapat menambah daya tarik wisata dan budaya khususnya di Kabupaten Kediri.

Tidak hanya disajikan dalam bentuk digital karakter yang unik dan menarik saja, Sadulur Kadiri juga disajikan dalam bentuk tiga dimensi berupa merchandise, seperti gantungan kunci, T-Shirt (kaos), dan buku mewarnai. Merchandise kaos yang dibuat tentunya tidak hanya berisi karakter saja, namun pada bagian belakang kaos terdapat bahasa atau ungkapan-ungkapan khas dari Kabupaten Kediri, seperti peh, cah, kuwi, ugong, to, dan masih banyak lagi yang dilengkapi dengan penjelasannya. Penasaran ingin mengetahui lebih lanjut karakter Si Gumul dan kawan-kawannya? Rekan-rekan Komunikan dapat menelusuri akun media sosialnya di Instagram dengan nama akun @sadulurkadiri_.

Pewarta: Leny Suryani

Bagikan informasi ini:

Leave a Comment