15 Perusahaan Ramaikan IKA UM Job and Career Expo 2019

Ikatan Alumni Universitas Negeri Malang (IKA UM) kembali menggelar agenda yang ditunggu-tunggu oleh seluruh mahasiswa maupun lulusan UM yakni Job and Career Expo 2019. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan peluang bagi tenaga kerja lulusan-lulusan UM dan masyarakat pada umumnya. Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka membantu program pemerintah menekan jumlah pengangguran dengan cara mempertemukan pihak dunia kerja dengan para pencari kerja secara langsung. Acara yang digelar secara gratis dan terbuka untuk umum ini, berlangsung selama 2 hari pada (20-21/11) di Gedung Sasana Krida UM. 15 perusahaan yang tergabung dalam acara tersebut antara lain PT Trakindo Utama, PT Indonesia Epson Industry, BCA Multifinance, PT Smartfren Telecom Tbk, PT Lawangmas Primapack Indonesia, PT Fairtech Digital Indonesia, Kapal Api Global, Kawan Lama, PT BNI Life, Royal English, OTO Group, PT Sunstar Motor, Tugu Grup, dan BCA Finance.

Kegiatan ini adalah agenda rutin IKA UM yang digelar hingga tiga kali dalam setahun dengan perusahaan yang berbeda di setiap acaranya. Peserta yang hadir dalam acara tersebut merupakan alumni UM dan juga peserta umum yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari SMA/SMK, diploma, sarjana, dan pascasarjana. Bahkan yang sudah bekerja pun datang ke acara ini. “Pada hari pertama tercatat 2100 pendaftar, namun hingga hari kedua bertambah hingga 2900 pendaftar,” tutur Ade Setyawan Pratama, S.E., Panitia IKA UM Job and Career Expo 2019. Dalam serangkaian kegiatan ini diselenggarakan juga Campus Hiring and Recruitment oleh BNI Life Insurance dan PT. ACE Hardware Indonesia di Aula Perpustakaan UM.

Pada kegiatan tersebut, panitia juga memfasilitasi entrepreneur-entrepreneur muda untuk membuka stan sebagai sarana menampilkan berbagai produk-produk terbaiknya. Termasuk salah satunya adalah stan wirausaha dari alumni UM.
“Dihadirkannya produk-produk peserta program mahasiswa wirausaha ini diharapkan dapat menginspirasi para alumni, bahwa membuka usaha bisa menjadi salah satu alternatif,” tambahnya.

pewarta: Dewi Ayu Sakdiyyah

Bagikan informasi ini: