5 Mahasiswa UM Terpilih Menjadi Bagian dari YLCCC 2020

Perubahan iklim menjadi masalah lingkungan hidup di dunia dan mengancam kelanjutan sistem penyangga kehidupan di bumi. Sayangnya, tingkat kesadaran tersebut masih sangat minim, khususnya di Indonesia. Untuk itu United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) bekerja sama dengan One UN Climate Change Learning Partnership (UN CC:Learn), Swiss Agency for Development and Cooperation (SDC), The Climate Reality Project Indonesia (TCRPI) dan Youth for Climate Change (YFCC), melaksanakan Proyek Realitas Iklim Indonesia yakni Youth Leadership Camp for Climate Crisis (YLCCC) 2020. Sebanyak lima mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) terpilih menjadi peserta YLCCC 2020 yang diselenggarakan pada (24-26/1) di Banyuwangi dan Taman Nasional Baluran, Situbondo. Mereka adalah Yulia Ayu Kartikasari (FE), Muhammad Alim (FE), M. Rafly Y. (FS), Danang Pangentas (FE), dan Milasari S. (FE). Banyuwangi sendiri dipilih menjadi salah satu kota penyelenggara kegiatan karena Banyuwangi telah ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia.

Proses seleksi untuk bisa ikut serta dalam acara tersebut tentunya tidak mudah. Peserta hanya diberi waktu 8 hari untuk membuat esai. Selain itu, peserta juga diharuskan membuat motivation letter dan menulis pengalamannya pada Curriculum Vitae (CV). Namun, hal tersebut bisa dilewati oleh tim UM yang berhasil masuk 10 besar sebagai tim terbaik dengan menyisihkan lebih dari 1300 pendaftar. Peserta yang lolos seleksi akan diberi pelatihan tentang perubahan iklim, gaya hidup yang harus dilakukan agar lebih rendah karbon, dan melatih komunikasi untuk mendukung gerakan perubahan iklim. Setelah pelatihan, peserta akan dikukuhkan menjadi Pejuang Iklim dan diminta untuk mengambil tindakan atas perubahan langsung di lingkungan sekitarnya, terutama melalui kampanye dari akun media sosial mereka. Yulia Ayu Kartikasari sebagai ketua kelompok dari Tim UM berharap pemuda Indonesia saat ini mampu membuat perubahan yang positif terhadap bangsa Indonesia. ” Semoga kelompok Kami berhasil menerapkan campaign yang telah Kami buat yakni mengajak orang di sekitar Kita menggunakan public transportation,” tuturnya.

Pewarta: Dewi Ayu Sakdiyyah

Bagikan informasi ini: