TIM UM Mengukir Karya Lagi di Ajang Internasional

Torehan gemilang kembali diukir oleh Tim Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) di kancah internasional. Mereka ialah Annida Dhea Hajar M (FMIPA), Ardian Arifka Widyananta (FMIPA), Deni Ainur Rokhim (FMIPA), Muhammad Roy Ashrori (FMIPA), dan Rahadian Dimas Dody A (FS). Tim yang dibimbing oleh Dr. Hj. Hayuni Retno Widarti, M. Si, ini berhasil meraih Gold Medal kategori Science Technology (Tertiary) dalam Ajang Sabah International Virtual Innovation & Invention Competition (SIVIIC) UiTM Cawangan Sabah, Malaysia pada (6/2). Kontes yang digelar di The Pacific Sutera Hotel Sabah, Malaysia ini merupakan ajang untuk para akademisi, penemu, peneliti, peserta industri proaktif dan mahasiswa dari beberapa negara untuk mempresentasikan dan berbagi inovasi penemuan mereka di tingkat bergengsi.

Lomba ini diikuti oleh 76 tim dari beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Thailand. “Nah 20 tim yang lolos hanya dari Indonesia dan Malaysia. Tim saya adalah satu-satunya yang lolos mewakili Indonesia. Sebelum dilakukan kompetisi, para tim harus melewati seleksi abstrak. Karya yang diajukan harus berkaitan dengan social science (SS) dan science technology (ST). Tim yang lolos seleksi abstrak akan mendapatkan LoA ( Letter of Acceptance ) serta diminta untuk mengemas presentasi dalam bentuk video yang diunggah ke YouTube,” ujar Annida Dhea Hajar M dalam Wawancara Via Whatsapp

Karya berupa proyek “Virtual Laboratory Development in Android Integrated Chemical Separation Practicum” ini telah berhasil mengantarkan Tim UM menjadi salah satu dari 20 tim terbaik yang diundang ke Sabah untuk melakukan presentasi langsung di hadapan dewan juri dan tamu kehormatan seperti Menteri Pendidikan dan Inovasi Malaysia. Proyek ini berupa aplikasi virtual lab pada mata kuliah pemisahan kimia yang tujuannya adalah membantu mahasiswa dalam melakukan prepraktikum. Pada aplikasi ini juga terdapat menu lain untuk menunjang perkuliahan matakuliah praktikum pemisahan kimia. “Saya harap aplikasi ini bisa membawa banyak manfaat serta adanya kelanjutan inovasi dari para generasi muda sehingga tidak hanya memanfaatkan perkembangan teknologi, melainkan juga terlibat dan turut andil dalam pengembangan dan penelitian sesuai dengan bidang masing-masing,” tutur mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam ini.

Pewarta: Karina Okta Bella

Bagikan informasi ini: