Pameran Bersama “Koleksi Museum Mpu Tantular-Karya Seni Rupa Jurusan Seni dan Desain FS UM”

sepkam2Dalam rangka kegiatan “Pekan Kreatif Seni dan Desain” yang diselenggarakan oleh Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang, Museum Mpu Tantular ikut berpartisipasi dalam wujud kegiatan pameran bersama. Kegiatan pameran ini merupakan salah satu promosi pariwisata Museum Mpu Tantular, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur yang dilaksanakan di berbagai kabupaten atau kota di Jawa Timur.
Bertempat di Gedung Sasana Budaya Universitas Negeri Malang, pameran ini berlangsung selama 2 hari pada tanggal 21-22 Oktober 2009 dengan tema “Koleksi Museum sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Karya Seni”. Koleksi-koleksi yang dipamerkan terdiri dari benda-benda bersejarah berupa koleksi Arkeologika (Alat-alat prasejarah dan peninggalan Hindu-Budha), koleksi Etnografika (tenun dan alat keperluan sehari-hari) dan koleksi filologika (naskah kuno).
Koleksi-koleksi yang dipamerkan ini mewakili deskripsi perkembangan kebudayaan sejarah sejak masa prasejarah, Hindu-Budha, dan masa perkembangan islam di daerah Jawa Timur. Di antara beberapa koleksi yang dipamerkan, terdapat koleksi replika patung Pradnya Paramita atau yang dikenal juga dengan nama “Kendedes” yang paling bnyak mencuri perhatian pengunjung. Karena selain ukurannya yang lumayan besar, patung ini memberikan penggambaran wajah yang menarik dari ukiran batu yang khas dan sempurna. Selain itu, hiasan Garudeya yang terbuat dari emas 22 karat dengan dihiasi 64 batu permata juga menjadi koleksi yang dipilih pengunjung untuk berfoto ria.
Karena pameran ini merupakan pameran bersama, yang dipamerkan bukan hanya koleksi museum. Jurusan Seni dan Desain FS UM juga memamerkan koleksinya yang berupa Seni Rupa. Koleksi-koleksi yang dipamerkan merupakan hasil karya beberapa dosen jurusan seni dan desain, diantaranya terdapat patung keramik “The Burned of Alengka Kingdom” dan “Anoman Obong” karya Drs. Ponimin, M.Hum., beberapa lukisan modern karya H.Mistaram, Art Paper Digital Printing “ Mie Yabi vs Miyabi” karya Sumarwahyudi dan karya-karya lainnya.
Pameran ini ditujukan bagi masyarakat umum khususnya di Malang Raya. Dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan informasi budaya bagi masyarakat luas, sehingga keberadaan museum sebagai lembaga yang strategis dalam penyelamatan benda-benda warisan budaya bangsa, dapat menjadi obyek wisata budaya yang memiliki nilai kreatif dan ekonomis. ?Jul

This entry was posted in seputar kampus. Bookmark the permalink.

Comments are closed.