Difa Aulia Stanzah, Fotografer yang Serba Bisa

Processed with VSCOcam with p5 preset“Jangan biarkan kesibukan melahap kreativitas kita,” ucap Difa Aulia Stanzah, mahasiswa Manajemen 2014. Bagi remaja pecinta fotografi ini, hobi telah menjadi jalannya sendiri untuk berprestasi.
Mahasiswa yang biasa disapa ‘Dippo’ ini telah mencatat segudang prestasi bersama hobi tercintanya. Tentu saja prestasi yang diraihnya turut mengharumkan nama UM. “Saya pernah menjadi juara tiga lomba fotografi di Kabupaten Gresik, salah satu foto saya juga pernah dijadikan iklan oleh perusahaan ternama di Filipina,” tutur mahasiswa pemilik aku IG @dipopapo itu.
Pecinta film bergenre fantasi ini mulai menyukai fotografi sejak
duduk di bangku kelas dua SMA. “Pada waktu itu saya masih
belum mempunyai kamera. Jadi, saya sering sekali meminjam
kamera teman,” ujarnya.
Menjalani rutinitas sehari-hari sebagai mahasiswa tidak membuat Dippo melupakan kesenangannya terhadap fotografi. Dia biasa meluangkan waktu satu atau dua minggu sekali, tiga jam pada hari libur untuk berkarya. Menurutnya yang terpenting adalah tidak mengganggu aktivitas perkuliahan.
Di saat hobi menjadi tren sebagai pekerjaan, Dippo menganggap bahwa mengandalkan hobi saja sebagai fokus pekerjaan utama di masa depan tidaklah cukup. “Menekuni hobi memang menyenangkan, tetapi masih banyak sekali hal di dunia ini yang bisa dipelajari untuk membuat kita sukses di masa depan,” pungkasnya.
Hunting foto di kota kelahirannya adalah hal yang paling disukai Dippo. Menurutnya, yang terpenting bukanlah memimpikan
indahnya tempat-tempat di luar sana. Namun, jelajahilah tempat-tempat terdekat karena sesungguhnya banyak sekali objek-objek yang bagus untuk ditangkap. Sebenarnya kita yang kurang menyadari, sehingga kurang mencintai. “Saya suka sekali objek keindahan alam dengan manusia di dalamnya. Hal itu membuktikan bahwa manusia terlihat begitu kecil dari karya Tuhan yang lain,” ungkapnya.
Selain fotografi, mahasiswa kelahiran Gresik ini juga mencintai
seni lukis dan seni musik , yaitu instrumen piano. Sebagai tambahan,
Dippo juga jago memasak. Hal ini dapat diketahui dari foto-foto yang
ia posting di instagram. “Saat FESKAMA saya membuat takoyaki untuk dijual di bazaar offering saya, offering JJ,” ungkapnya.
Menemukan sumber inspirasi dari karya-karya orang yang
menurut kita menarik, belajar teknik fotografi dari mereka yang
lebih ahli, dan merealisasikan hasil belajar dengan karakter sendiri
sehingga bisa membuat karya yang orisinil adalah resep belajar
fotografi ala Dippo.
Jadi, bagaimana? Apakah anda sudah terinspirasi? Jika iya
tunggu apa lagi? Segeralah berkreasi dan kembangkan hobimu!.
“Photographer do not take picture, they take moment,” tutupnya.
Catte

Bagikan informasi ini: