Komunikasi: Berlatih Menjadi Jurnalis Profesional

IMG_1103

Pelatihan jurnalistik merupakan salah satu
agenda majalah Komunikasi UM. Acara itu
diadakan untuk memoles kemampuan
setiap kru baik reporter, desainer, editor maupun
layouter agar lebih matang dan siap dalam
berkarya.
Pelatihan diadakan Minggu (01/02) di Ruang
Rapat Kemahasiswaan Gedung A3 Lantai 3
UM. Hari libur bukanlah alasan bagi seorang
jurnalistik untuk berhenti belajar. Semangat
para kru terlihat dari antusias kru baru yang
terdiri dari delapan reporter dan masing-masing
satu desainer serta layouter mengikuti pelatihan.
Pemateri jurnalistik ini adalah Pimpinan Redaksi
Harian Radar Malang, Abdul Muntholib.
Acara dimulai pukul 08.30-16.00 WIB. Pemateri
tidak hanya memberikan teori, tetapi juga bercerita
mengenai pengalaman-pengalaman selama
berkecimpung sebagai reporter media massa.
Selain itu, laki-laki penggemar Kopingho itu juga
mengupdate pengetahuan peserta pelatihan dengan
berita-berita terkini yang berhasil diliputnya sendiri secara eksklusif.
Pelatihan tidak hanya dilakukan dalam ruangan, tapi juga praktek
lapangan, yaitu meliput berita seputar kampus di kampung UKM.
Memiliki satu topik dan area liputan yang sama membuat reporter
harus berpikir dua kali untuk menentukan sudut pandang. Hal inilah
yang menjadi tantangan tersendiri bagi seorang reporter agar berita
hasil reportase menjadi eksklusif dan unik.
Setiap tim terdiri dari tiga orang, masing-masing dua kru baru
dan kru senior. Tidak hanya menggali informasi dan membuat
berita, seorang reporter harus bisa menyajikan berita dan
mempertanggungjawabkan apa yang telah dituliskan. Setelah
tugas reportase selesai, hasil dipresentasikan di depan seluruh kru
dan pemateri untuk dievaluasi. Berbagai saran yang membangun
berguna untuk kemajuan seorang reporter. Jadi jangan berhenti
berkarya, Kru Komunikasi!.Catte

Bagikan informasi ini: