Berbagi Sesama Tunas Bangsa

suasanan baksos (2)Ramadan adalah waktu yang tepat untuk melaksanakan kegiatan sosial. Banyak aksi sosial yang dapat dilakukan, seperti membantu bagi yang kurang mampu baik dalam bidang materi, ilmu pengetahuan maupun hal – hal bermanfaat lainya. UKM Gerakan Mahasiswa Anti Napza (German) yang aktif dalam kegitan sosial juga tak mau ketinggalan.
Rumah belajar Tunas Bangsa adalah target yang telah dibidik menjadi sasaran utama. Dua sekat pembeda antara ruangan sebuah rumah dengan terasnya yang diubah sedemikian rupa menjadi ruang belajar mengajar. Tidak ada kesan mewah yang ditunjukkan dari tempat belajar tersebut. Hanya deretan papan kayu yang ditata secara berjajar menyerupai sebuah dinding dengan hiasan poster yang menjadi pendukung proses belajar mengajar. Beralaskan tikar dan meja–meja kecil yang menjadi tumpuan dalam proses belajar, sarana prasarana sederhana itu harus mereka terima untuk menimba ilmu.
Sederhana, itulah penggambaran untuk rumah belajar yang menuntun tunas bangsa menuju kedewasaan. Mereka para tunas bangsa baik dari kalangan kurang mampu maupun anak jalanan turut merasakan pendidikan. Beralamat di Jalan Tanjung Putrayudha No. 2 Kelurahan Tanjung RT 16 RW 11, rumah belajar tersebut dibantu oleh relawan dari UM, UB, UMM maupun UIN.
Sabtu (27/06), genap sepuluh hari ramadan, UKM German melancarkan kegiatan sosial di sana. Mulai pukul 16.00 serentetan acara berlangsung penuh tawa serta canda tak luput juga didalamnya diadakan sosialisasi mengenai bahaya narkoba. Sosialisasi dilakukan dengan variatif sehingga mudah dipahami dan menyenangkan. Usai acara sosialisasi adalah saat yang paling ditunggu, yaitu berbuka bersama, sembari menunggu bedug di pukul lalu adzan berkumandang semuanya asyik foto bersama.
“Sebenarnya target acara ini adalah anak jalanan, tapi jika dilihat dari kondisi serta masanya pasti kurang jadi kami memilih Rumah Belajar Tunas Bangsa agar lebih efektif”, ujar Bayu, Ketua Pelaksana kegiatan baksos. Selama acara pastinya ada banyak kesulitan dikarenakan anak-anak yang susah diatur. Namun, hal itu menjadi menarik dan menantang sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik, tambahnya. Kegiatan seperti ini sangat dianjurkan mengingat tidak ada batasan bagi kita untuk berbagi pada sesama.Iven

Bagikan informasi ini: