EMTEK GOES TO CAMPUS Kenalkan Dunia Media

mtek Goes to Campus merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh media digital dan grup dari beberapa perusahaan. Tujuan dari Emtek Goes to Campus yakni mempertemukan antara mahasiwa dengan praktisi untuk berbagi ilmu terkait kreativitas, leadership, dan entrepreneur di dunia media.
Kali ini, Universitas Negeri Malang (UM) didapuk sebagai tempat penyelenggaraannya. Kerjasama yang dilakukan Emtek dengan Humas UM inilah yang menjadi salah satu alasan Emtek diadakan di UM. Selain karena Malang sebagai kota pendidikan.
Acara ini diselenggarakan pada hari Selasa hingga Rabu (02-03/05), tepatnya di Gedung Graha Cakrawala UM. Dengan menghadirkan pemimpin muda, Bupati Trenggalek dan Bupati Banyuwangi, hingga Chico Jericho, dan Christian Sugiono yang sukses berkarya di jalur creativepreneur sebagai pembicara. Mengambil tema “Shaping the Future in Passionate Ways”, Emtek ingin memotivasi pelajar dan mahasiswa untuk mempersiapkan masa depan sejak dini dengan terus mengasah bakat yang dimiliki.
Ribuan mahasiswa berbondong bondong menghadiri acara ini. Bahkan ada mahasiswa dari Universitas Diponegoro Semarang yang hadir. Pelajar SMA pun juga ikut berpartisipasi memeriahkan acara. Rata-rata mereka tertarik dengan dunia penyiaran.
Ajang yang menarik dari Emtek Goes to Campus ini adalah Lomba News Presenter dan sharing session bersama Ira Koesno serta news anchor SCTV dan Indosiar. Pemenang Lomba News Presenter diraih oleh Anisa Sekar, Universitas Brawijaya (UB) sebagai juara 1, juara 2 Ahmad Rusydi dari UB, juara 3 Putri Riska dari Sekolah Tinggi Teknik (STT), dan juara 4 Nidia Rizki dari UM.
Menurut Ira Koesno, para pemenang ditetapkan berdasarkan sejumlah kriteria, seperti intonasi, ekspresi tubuh, hingga konten yang disampaikan. Para pemenang mendapatkan piagam serta uang tunai sebagai hadiah. Juara 1 mendapatkan Rp7,5 juta, juara 2 Rp5 juta, dan juara 3 Rp2,5 juta .
Para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti berbagai sesi yang diadakan. Lantaran banyak hadiah dan game menarik yang dihadirkan, serta berbagai ilmu yang didapatkan. Mereka tak melewatkan acara ini begitu saja, banyak yang mengabadikan momen ini untuk diunggah melalui instagram sambil berharap mendapat hadiah dari foto-foto yang diunggahnya. Ajang ini menyiapkan free sertifikat untuk 1.000 pengunjung pertama, sedangkan peserta lain akan diberikan e-certificate. Sertifikat ini ditandatangani oleh Sutanto Hartono, Vice President Director Emtek.
Dua pemeran sinetron “Para Pencari Tuhan”, yakni Jarwo dan Ivano sukses menghibur ribuan peserta di acara ini. Jarwo dan Ivano tampil untuk berbagi kisah suka duka selama sebelas tahun memerankan Pak Jalal dan Kalila. Kedua artis tersebut mengajak peserta untuk naik ke podium, lalu beradu peran.
Penyelenggaraan acara ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini, dibentuk kelas-kelas dengan tema yang beragam. Tema-tema tersebut yaitu digital mobile journalism, digital creative writing, winning a dream job, kode etik jurnalistik, dan konten ekslusif di bintang.com
Irwan Hidayat, pemilik PT Sidomuncul, juga mengajarkan bahwa hidup harus mempunyai jaringan. Ada jaringan yang tidak nyata (teman, ilmu, orangtua, dsb.) dan jaringan yang nyata, yaitu uang. Banyak orang merasa tidak punya modal, padahal tanpa sadar mereka sebenarnya sudah mempunyai modal berupa network yang tidak nyata. Jika ingin mewujudkan network yang nyata, maka terlebih dahulu harus meraih network yang tidak nyata. Tidak ada manusia yang tidak bisa sukses, semua orang bisa sukses dan semua orang berhak atas hidup yang layak. Menangkap dari yang diajarkan oleh pemilik Sidomuncul tersebut, semua orang sejatinya telah memiliki modal. Kunci dari kesuksesan tersebut adalah network.Cintya dan Amey

Bagikan informasi ini: