MELESTARIKAN TRADISI JUARA

Oleh Yusuf Hanafi
Usai sudah gegap gempita hajatan akbar, Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional(MTQMN) XV Tahun 2017 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Brawijaya (UB) antara 28 Juli – 4 Agustus 2017. Even dua tahunan yang masuk dalam kalender resmi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti itu mencatatkan beberapa torehan spektakuler, antara lain diikuti oleh 281 perguruan tinggi, dengan total partisipan sebanyak 3000 orang.

UM Catatkan Tri Sukses
MTQMN XV Tahun 2017 memiliki sejumlah makna penting bagi UM. Pertama, UM tertantang harus mampu berkolaborasi dengan kampus tetangganya (UB) untuk menyelenggarakan MTQMN XV Tahun 2017 dengan sebaik-baiknya. Hal itu jelas tidak mudah. Egoisme dan primordialisme almamater seringkali menyeruak di sela-sela rapat koordinasi persiapan, dimana masing-masing tidak ingin diposisikan sebagai pihak yang inferior. Syukur alhamdulillah, pasang-surut hubungan UM – UB justru membuat kedua belah pihak berpacu untuk melakukan yang terbaik. Hasilnya, hampir semua kafilah takjub dengan penyelenggaraan MTQMN XV Tahun 2017 yang dinilai sebagai perhelatan terbaik dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.
Kedua, UM sebagai juara umum MTQ Mahasiswa Nasional di dua edisi terakhir (tahun 2013 di Padang Sumatera Barat dan tahun 2015 di Depok Jawa Barat) juga tertantang untuk mempertahankan predikat prestisius itu di kandang sendiri. Hal ini terasa sangat berat mengingat banyak PT besar yang juga mengincarnya, khususnya kafilah UB yang terus menebar sesumbar (psywar) di mass media akan menghentikan dominasi kafilah UM. Takdir tidak pernah mengingkari ikhtiar! Persiapan matang kafilah UM diganjar oleh Allah SWT dengan raihan juara umum MTQMN XV Tahun 2017. Itu artinya, kafilah UM mencetak hat-trick juara umum MTQ Mahasiswa Nasional sebanyak tiga kali berturut-turut. Tidak tanggung-tanggung, raihan poin kafilah UM sungguh fantastis, yakni 33 poin (hampir dua kali lipat dari raihan poin kafilah UB yang menjadi runner up dengan 17 poin).
Ketiga, selain sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi di atas, ada satu harapan sukses lain yang tidak kalah pentingnya, yakni sukses dampak sesudahnya. Banyak pihak meyakini bahwa ajang MTQMN XV Tahun 2017 yang mengantarkan UM sukses sebagai penyelenggara sekaligus juara umum telah memberikan energi positif yang luar biasa bagi sivitas UM untuk berbenah lebih baik di segala sektor, dengan diiringi optimisme tinggi dan konfidensi besar. Intinya, jika kita mau, maka kita mampu.

Unggul dan Menjadi Rujukan
Sebagai diamanatkan dalam statuta, UM harus menjadi perguruan tinggi yang unggul dan menjadi rujukan (disingkat GuRu). Momentum kesuksesan UM di ajang MTQMN XV Tahun 2017 dapat dimaknai sebagai salah satu ikhtiar strategis dalam mewujudkan amanat di atas. Prestasi prestisius ini diharapkan dapat menular pada bidang-bidang kemahasiswaan lain, seperti: penalaran, olahraga, dan seni. Tidak hanya bidang kemahasiswaan, bidang-bidang non kemahasiswaan (akademik, sumber daya manusia, manajemen dan tata kelola) juga diharapkan dapat segera melakukan akselerasi prestasi demi turut memberikan sumbangsih dalam mewujudkan impian luhur UM di atas, yakni sebagai PT yang unggul dan menjadi rujukan.
Untuk menuju ke arah itu, dibutuhkan perubahan kesadaran dan pola pikir (baca: mindset). Atau, meminjam istilah Rezim Jokowi-JK, kita membutuhkan revolusi mental. Harus terus ditanamkan secara massif dan berkesinambungan ke seluruh lapisan sivitas UM mentalitas kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. UM memiliki hampir semua prasyarat untuk menjadi lebih maju dan besar dari capaian saat ini. Yang dibutuhkan sekali lagi adalah perubahan mindset dan revolusi mental. Harus diyakini, kita adalah juara. Kafilah UM di ajang MTQMN XV Tahun 2017 setidaknya telah membuktikannya!!!
Demi membangun optimisme, konfidensi sekaligus mentalitas unggul dan menjadi rujukan, Majalah KOMUNIKASI edisi ini akan mengupas habis kesuksesan UM di ajang MTQMN XV Tahun 2017 berikut segala serba-serbinya. Terlebih kru Majalah KOMUNIKASI selama penyelenggaraan MTQMN XV Tahun 2017 sukses menerbitkan newsletter yang terbit harian (sebanyak 8 edisi) dengan nama KABARE. Banyak sisi lain dari penyelenggaraan MTQMN XV Tahun 2017 yang sayang untuk dilewatkan oleh pembaca. Oleh karena itu, saya ucapkan selamat menikmati sajian spesial Majalah KOMUNIKASI edisi ini!

* Penulis adalah Wakil Ketua Panitia Pelaksana MTQMN XV Tahun 2017, anggota Satgas Pemenangan Kafilah UM, dan dewan redaksi Majalah KOMUNIKASI.

Bagikan informasi ini: