Kota-Kota Keren di Negeri Awan Putih Panjang

New Zealand atau Selandia Baru terletak di sebelah tenggara Australia. Negara ini terdiri dari 2 pulau utama, yakni Pulau Utara dan Pulau Selatan. Ibu kotanya, Wellington, berada di Pulau Utara. Negara yang dalam bahasa Maori Aotearoa atau ‘Negeri Awan Putih Panjang’ ini mempunyai 3 bahasa resmi, yaitu bahasa Inggris ( New Zealand English), bahasa Maori, dan bahasa isyarat ( New Zealand Sign Language).

Selandia baru adalah negara dengan berbagai tujuan wisata yang sangat indah. Selain Wellington, kota kecil terkeren di belahan bumi selatan, Pulau Utara juga memiliki Auckland sebagai pusat perdagangan, Matamata dengan Hobitton movie set-nya, Taupo yang terkenal dengan danau terbesarnya, Tonggariro dengan Tonggariro Alpine Crossing dan ski field-nya, Napier dengan art deco-nya dan masih banyak lagi. Tak kalah dengan Pulau Utara, Pulau Selatan terlihat indah dengan padang penggembalaan yang luas serta banyaknya peternakan biri-biri dan sapi. Selain itu, Pulau Selatan juga memiliki rangkaian gunung-gunung yang puncaknya selalu diselimuti salju hampir sepanjang tahun, danau-danau glasial, teluk tempat menyelam yang indah, dan sungai-sungai yang sangat jernih. Di Pulau Selatan, kita bisa mengunjungi kota Nelson yang terkenal dengan teluk Abel Tasmannya, Kaikoura yang terkenal dengan wisata melihat ikan pausnya, Christchurch yang damai, dan Queenstown yang sibuk dengan kegiatan turisme sepanjang tahun.

Tips mengunjungi Selandia Baru adalah selalu siap dengan perubahan cuaca. Dalam sehari cuaca bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi, siapkan baju ringan maupun jaket pemecah angin ( wind-breaker) dalam ransel. Selain itu, siapkan sepatu yang nyaman untuk berjalan-jalan dan sepatu khusus mendaki jika ingin menjelajahi kawasan pegunungan. Bawa botol minum yang bisa diisi sewaktu-waktu, karena selalu ada air ledeng yang aman diminum di pusat kota ataupun di sudut tempat wisata di sana.

Sedikit berbagi cerita tentang Wellington, Wellington mendapatkan julukan the World’s Little Coolest Capital oleh Lonely Planet pada tahun 2011 karena tempat ini dipenuhi tempat makan yang beragam, mulai dari kafe, restoran, sampai bar. Kota ini juga dipenuhi dengan orang-orang yang ingin menikmati pertujukan seni dan budaya. Bagi para pelajar maupun mahasiswa, Wellington adalah tempat yang ideal untuk menikmati keindahan alam maupun tempat hang out yang murah meriah karena akses menuju tempat tersebut bisa ditempuh dengan jalan kaki dan naik kendaraan umum maupun pribadi. Hanya perlu berjalan kaki kurang lebih 10-20 menit dari kampus Victoria University of Wellington atau VUW yang berada di Kelburn ke pusat kota atau Central Business District (CBD) Wellington. Dari pusat kota, hanya perlu berjalan sekitar 5 -7 menit menuju water front untuk menghirup udara pantai dan sekitar 10-15 menit menuju Oriental Bay untuk berenang atau memancing.

Wellington cable car

Dari kampus Kelburn, hanya perlu waktu 5-7 menit untuk sampai ke dua tempat ikonik di Wellington: Wellington Cable Car terminus atau terminal Cable Car dan Botanical Garden. Botanical Garden adalah salah satu tempat favorit bila ingin sekadar menghirup udara segar dan menikmati bunga-bunga di musim semi, gugur, dingin, dan panas. Botanical Garden selalu punya acara rutin khusus menyambut dan merayakan musim-musim tersebut.

Selandia Baru mempunyai beberapa Wind Farm dan salah satunya ada di pinggiran Pantai Makara, Wellington. Tenaga terbarukan yang diambil dari angin kencang di selat Cook ini dipanen menggunakan 62 turbin. Pantai Makara dan Wind Farm mempunyai ruang tertutup dan juga area terbuka yang bisa diakses oleh masyarakat secara gratis. Tempat rekreasi yang terbuka untuk umum ini mempunyai jalur-jalur tramping yang bersambung dengan tempat wisata alam lain di Wellington. Jika anda suka tramping, Wellington dan juga kota-kota lain di Selandia Baru adalah tempat yang tepat untuk memuaskannya.

Penulis: Anik N. Wulyani (Dosen Sastra Inggris, Fakultas Sastra UM)

Bagikan informasi ini: